Mengidentifikasi Masalah Dalam Organisasi

Cara Mengidentifikasi Masalah yang Muncul dalam Organisasi:

Idealnya, kita ingin semua karyawan mempunyai gambaran yang jelas apa perkerjaan mereka, mulai dari tanggung jawab, resources yang mereka harus capai dan juga mendorong motivasi untuk mencapai ekspektasi. Dari sini juga, setiap atasan atau manajer harus tau bukan hanya ini faktor yang selalu dilihat, melainkan kita harus dapat menyesuaikan dengan isu-isu dalam pekerjaan.

 

Kinerja yang buruk dapat dilihat dari tiga tipe dasar seperti berikut:

  • Perkerjaan yang tidak memuaskan, dipandang dari segi kualitas, kuantitas, atau mengukur ekspektasi kinerja (measurements of performance expectations)
  • Pelanggaran prosedur kerja, praktik dan aturan seperti absen yang berlebihan, pelanggaran kesehatan dan keselamatan.
  • Performance di bawah rata-rata terkait dengan masalah pribadi karyawan.

 

Pengaruh pekerjaan pada tempat kerja yang buruk:

Ada beberapa alasan mengapa isu-isu pekerjaan dapat terjadi. Sementara beberapa masalah terkait dengan seorang individu (karyawan) punya sifat atau level motivasi, banyak juga yang penyebabnya adalah karena ketidak mampuan (lack of skills), pengetahuan, sumber daya atau lingkungan tempat kerja yang buruk.

Untuk seorang atasan, sangat penting untuk dapat membedakan antara masalah yang terjadi karena faktor lingkungan tempat kerja, dan juga yang terjadi karena isu-isu spesifik terkait dengan karyawan. Membahas masalah-masalah kinerja yang terkait dengan lingkungan kerja terkadang membutuhkan masukan (review) dari lingkungan tersebut; mungkin seperti mengganti peraturan atau berinvestasi pada sumber daya.

 

Masalah kinerja umum yang disebabkan oleh organisasi.

Dibawah ini adalah masalah yang sering terjadi di dalam lingkungan kerja termasuk:

  • Lingkungan kerja: Kondisi kerja yang buruk, sumber daya atau peralatan yang tidak memadai, masalah kesehatan dan keselamatan yang mempengaruhi kinerja karyawan.
  • Organisasi Kerja: Masalah manajemen atau pengawasan, kesalahan yang tidak diperbaiki, masalah alur kerja seperti cara yang singkat, kemacetan, pelanggaran prosedur bisa membuat kinerja karyawan berkurang.
  • Kondisi Kerja: Karyawan yang berjuang dengan gaji yang tidak cukup, beban yang berlebih hingga lembur, atau masalah balance dengan kehidupan pribadi akan berkerja secara buruk.
  • Isu-Isu Komunikasi: Peran pekerjaan yang tidak jelas, konflik tentang siapa melakukan apa, masalah dengan pembagian tanggung jawab bisa membuat produktivitas karyawan menurun.

 

Masalah pekerjaan yang umum disebabkan oleh karyawan:

Di beberapa situasi, masalah kinerja bisa terjadi dari sikap, perilaku ataupun situasi dari seorang individu (karyawan). Beberapa dari ini adalah:

  • Peneriman dan pemilihan pegawai baru: Karyawan yang tidak cocok ke perkerjaan mereka, atau overqualified employees itu bisa menyebabkan masalah yang cukup fatal.
  • Stress Karyawan: Masalah-masalah yang ada di dalam sesuatu organisasi dan juga masalah pribadi yang bisa mengakibatkan stress bisa mengarah ke penurunan aktivitas karyawan.

 

Tips untuk mengidentifikasi masalah kinerja di tempat kerja:

Untuk menentukan penyebab dari masalah performa, ada beberapa cara yang bisa di ambil.

Yang pertama adalah untuk menentukan parameter yang digunakan untuk mengukur kinerja karyawan, apakah ini general goals (tujuan umum) atau target spesifik. Saat karyawan gagal untuk memenuhi goal atau target, Anda perlu mengidentifikasi apa alasan yang mengakibatkan kinerja buruk tersebut.

Sekali kamu tahu sisi performa yang mana yang terpengaruh, carilah masukan dari atasan atau manager mengenai masalah tersebut. Mereka akan sering memiliki wawasan atau saran yang bisa membantu lebih lanjut pinpoint sebab dari masalah tersebut. Juga harus mendapatkan umpan balik secara langsung dari karyawan atau juga individu dan masalah kinerja yang meluas.

Ingatlah, saat membahas tentang performa buruk dengan karyawan, cara yang terbaik adalah untuk membicarakan performa itu sendiri, daripada orangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEN
id_IDID en_USEN