Project Management

Project Management (Manajemen Proyek)

 

Apa itu project management? Project management atau manajemen proyek bisa diartikan sebagai penerapan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penyelesaian proyek sebuah tim untuk mencapai tujuan di waktu yang sudah ditentukan.

Banyak komponen yang terdapat di dalam sebuah manajemen proyek. Hal pertama adalah pembuatan rencana proyek. Rencana proyek itu sendiri bisa terdiri dari penetapan target dan objektif, hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai target dan objektif yang sudah ditentukan, lalu menentukan anggaran dan tenggat waktu penyelesaian proyek.

Sebuah proyek biasanya menganut beberapa tahapan. Di dalam setiap tahapan akan ada beragam aktivitas yang harus dilakukan untuk menyelesaikan proyek yang sedang dikerjakan. Contoh dari proses manajemen proyek adalah sebagai berikut:

1.    Inisiasi

Ini adalah tahapan awal di saat inisiator proyek mempercayakan sebuah proyek kepada seorang project manager atau manajer proyek. Ada dua dokumen penting yang dihasilkan di dalam tahapan ini, project charter dan daftar stakeholders. Project charter adalah dokumen yang berisi hal-hal yang dibutuhkan dalam proyek tersebut, sedangkan daftar stakeholders adalah daftar orang-orang yang memiliki kepentingan terkait dengan proyek yang sedang dikerjakan.

2.    Perencanaan

Di dalam tahapan ini, manajer proyek beserta timnya harus menyelesaikan perencanaan proyek atau biasa disebut dengan project management plan. Beberapa hal yang tercangkum dalam perencanaan proyek tersebut termasuk kebutuhan klien, sumber daya yang dibutuhkan, estimasi waktu dan biaya yang dibutuhkan, dsb.

3.    Eksekusi

Seorang manajer proyek berperan sangat penting dalam tahapan ini karena proyek sudah mulai dikerjakan. Dia harus memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan perencanaan yang sudah dilakukan di tahapan sebelumnya.

4.    Pemantauan dan kontrol

Dengan perencanaan yang sangat matang sekali pun, hal-hal tak terduga pasti akan terjadi di dalam sebuah proyek, contohnya seperti cuaca yang tidak menentu yang menghambat pengerjaan proyek. Maka dari itu, manajer proyek perlu memantau dan mengontrol jalannya proyek agar sebisa mungkin tidak menyimpang jauh dari perencanaan yang sudah disusun.

5.    Penyelesaian

Di dalam tahapan ini, manajer proyek akan melakukan evaluasi akhir proyek dan memastikan sudah ada kesepakatan resmi dengan pihak terkait (klien dan stakeholders) mengenai selesainya proyek tersebut. Proyek manajer juga harus memastikan semua dokumen terkait proyek sudah lengkap dan rapi, dan juga penyelesaian urusan dengan vendor. Inti dari tahapan ini adalah untuk manajer proyek memastikan semua urusan yang berkaitan dengan proyek tersebut sudah selesai dan tidak ada lagi yang menggantung.

 

Manajemen proyek yang baik berperan sangat penting agar sebuah proyek bisa terselesaikan dengan kendala seminim mungkin. Tentunya seorang manajer proyek berperan sangat penting dalam hal ini. Dia harus memastikan bahwa semua aktivitas di dalam setiap tahapan sudah dilakukan dengan benar agar tidak akan membuat masalah di tahapan-tahapan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEN
id_IDID en_USEN